Industri Sawit Gantikan Kejayaan Migas dan Tambang

Setelah era kejayaan bisnis tambang dan minyak bumi menurun drastis, kini giliran industri perkebunan kelapa sawit yang bertumbuh makin bersinar. Menurut Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak, naiknya pamor industri sawit menjadi sesuatu yang tak bisa dihindari saat ini.

“Kegiatan minyak bumi dan tambang akan habis. Maka pilihan transformasi dengan mengandalkan agroindustri. Salah satunya dengan mengembangkan perkebunan,” ujar Awang.

Sejauh ini luasan perkebunan sawit di Kalimantan Timur telah mencapai 3 juta hektar. Ke depan, jumlah luas tersebut akan terus bertambah tergantung ketersediaan lahan. Sementara itu, Deddy Ruhiyat yang merupakan Kepala Dewan Daerah Perubahan Iklim Kaltim menyebutkan bahwa perkebunan menjadi andalan perekonomian bagi Kaltim ke depannya.

Ia juga memastikan, perkebunan yang dikelola secara berkelanjutan akan berdampak baik bagi masyarakat dan daerah. Namun begitu, perkebunan juga harus dikelola dengan baik serta mengedepankan pemberdayaan petani kecil.

“Konkritnya, kami tetap proteksi yang berkarbon tinggi,” ungkap Deddy. Dalam pertemuan GCF (Governors’ Climate and Forest Task Force, Satuan Tugas Gubernur untuk Hutan dan Perubahan Iklim) yang saat itu tengah berlangsung, ditekankan juga betapa pentingnya memberi perhatian pada kelompok masyarakat adat dan komunitas lokal.

Awang yang juga mengetuai Satgas Gubernur ini menyebutkan, dalam praktek industri perkebunan di Kaltim, masyarakat adat sudah diakomodir dengan adil.

Sementara itu, peremajaan kebun kelapa sawit juga kian digiatkan oleh pemerintah yang didukung oleh berbagai perusahaan produsen sawit. Salah satunya seperti PT Triputra Agro Persada yang unit-unitnya tersebar di beberapa titik pulau Sumatera serta Kalimantan dan sudah beroperasi lebih dari 12 tahun di bidangnya. Replanting ini juga diketahui melibatkan pihak perbankan nasional. Rencananya perbankan akan ikut memberikan bantuan kepada petani sawit melalui pinjaman.

Sebelumnya, peremajaan kebun kelapa sawit pekebun akan dilaksanakan di seluruh provinsi penghasil kelapa sawit yang akan dilaksanakan secara bertahap. Terkait dengan pemanfaatan dana bantuan peremajaan kebun kelapa sawit pekebun 2017, sampai saat ini yang telah mengusulkan seluas 14.574 ha dari 5 provinsi adalah Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *